Tantangan Terbesar Human Resource Management Dalam Menghadapi Era Globalisasi

Seiring dengan keadaan ekonomi yang tidak menentu serta kemajuan lokal dan global yang semakin berkembang, ada perubahan yang terjadi dengan cepat yang mempengaruhi Human Resource (HR) dalam berbagai isu.

10 Tantangan Terbesar Human Resource Management

Menurut Survei dari Global HR Challenges meskipun ada perbedaan nasional dan regional, survei ini menyimpulkan ada 10 tantangan yang dihadapi Human Resource Management saat ini, yaitu:

Tantangan
% Perusahaan
1. Perubahan Manajemen 48%
2. Pengembangan Kepemimpinan 35%
3. Pengukuran Efektifitas HR 27%
4. Efektifitas Organisasi 25%
5. Kompensasi 24%
6. Tenaga Kerja: Rekrutmen dan ketersediaan tenaga kerja yang terampil 24%
7. Perencanaan Tujuan Perusahaan 20%
8. Pembelajaran dan Pengembangan 19%
9. Tenaga Kerja: Retensi 16%
10. Tunjangan: Kesehatan dan Kesejahteraan 13%

Mengenal lebih dekat 3 tantangan paling besar dalam Human Resource Management

1. Perubahan Manajemen

Tidak hanya berfokus kepada pelatihan profesional dan pengembangan HR, perubahan manajemen merupakan tantangan khusus bagi divisi Human Resource (HR). World Federation of Personnel Management Associations  WFPMA mengemukakan bahwa hal ini menjadi alasan utama mengapa HR terus berupaya membantu bisnis untuk berkembang. Fokus pada pelatihan diperlukan untuk mengembangkan kompetensi tambahan dalam menangani perubahan manajemen.

2. Pengembangan Kepemimpinan

Tantangan terbesar kedua dalam Human Resource Management yang perlu menjadi langkah stategis adalah pengembangan kepemimpinan. Profesional HR diharapkan dapat memberikan struktur dasar, proses, sarana, dan sudut pandang untuk membuat pilihan terbaik dan mengembangkan kelanjutan kepemimpinan dari organisasi. WFPMA melaporkan bahwa pengembangan kepemimpinan telah diidentifikasi sebagai langkah strategis dalam hal:

  • Mempertahankan karyawan yang tepat,
  • Budaya organisasi dapat mendukung kinerja perusahaan dalam memperkuat posisi pasar,
  • Jajaran manajer dipersiapkan untuk mengambil alih kelanjutan kepemimpinan sehingga organisasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
3. Pengukuran Efektifitas HR

Bagaimana perubahan dapat terjadi tanpa sarana yang tepat untuk mengukur efektifitas HR? Seperti divisi yang lainnya, divisi HR juga perlu mengukur pencapaian manajemen serta pengaruh positif yang diberikan untuk mencapai tujuan perusahaan. WFPMA mengatakan bahwa menggunakan sarana pengukuran untuk menentukan efektivitas kinerja HR adalah awal dari perubahan peran HR, dari fungsi administratif menjadi HR sebagai sarana fungsi strategis dalam organisasi.

BSC Indonesia (BSC) menyediakan forwardHR yang dapat membantu
Departemen Human Resources (HR) untuk mengelola karyawan dengan lebih efisien.
Silahkan hubungi kami untuk konsultasi atas permasalahan perusahaan Anda.